Ya, nama saya
Maria Fransiska Try Melliniani. Biasa orangtua, saudara, teman-teman, tetangga,
ibu-ibu warung depan rumah, mengenal saya dengan nama panggilan Maria. Saya
anak ketiga dari tiga bersaudara, anak bontot dengan kakak pertama laki-laki
dan kakak kedua perempuan. Saya lahir sabtu, 4 Maret 2000 pukul 00.30 di salah
satu rumah sakit Cirebon. Namun karena Ayah saya dan Ibu saya ingin kembali ke
kota asal yaitu Pekalongan, usia 2 tahun dengan tubuh mungil ini saya dan
keluarga menetap di kota tercinta World City of Batik.
Puji Tuhan,
saya berhasil menyelesaikan 12 tahun wajib belajar di SD Satyawiguna
Pekalongan, SMPN 1 Pekalongan, dan SMAN 2 Pekalongan. Selama wajib belajar 12 tahun
tersebut pastinya banyak pelajaran, pengalaman dan meninggalkan kisah manis
pahit setiap masanya. Masa kelas 3 SMA, masa dimana pikiran saya mulai terbuka
tentang mau jadi apa di masa depan, apa yang bisa saya lakukan, apa passion saya,
dan mau apakah saya setelah tamat sekolah ini.
Bulan Februari
2018, pendaftaran SNMPTN dibuka. Puji Tuhan, saya diberi kesempatan untuk
mengikuti seleksi tersebut. Karena tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang
ada, saya pun mengikutinya dengan pilihan yang saya inginkan. Setelah mendaftar
orang tua saya sedikit kurang setuju dengan pilihan saya tersebut, karena jauh
dan jurusan yang saya ambil. 17 April 2018, pengumuman SNMPTN dan hasilnya saya
tidak lolos. Hmm, memang restu orang tua itu perlu, dan artinya saya harus
tetap tekun untuk mendapat PTN di SBMPTN. 8 Mei 2018, test tertulis SBMPTN
dilakukan dan saya mendapatkan panlok Semarang. 9 Mei 2018, saya ujian
ketrampilan. Dan tepat tanggal 3 Juli 2018, harapan saya dibuat hancur lagi
dengan kata, “tidak lolos”. Bingung, kesal, marah, kecewa pertanyaan-pertanyaan
awal masuk kelas 12 terulang kembali. Saya pun mencoba SM dengan menggunakan
test nilai SBMPTN. Dan lagi-lagi kata itu muncul, bedanya saat itu saya sudah
cukup kebal dengan kata tersebut haha.
Setelah
melalui masa-masa berat itu, saya pun memutuskan untuk menimba ilmu di
Universitas Pekalongan atas ijin orang tua dan kakak-kakak saya, dengan jurusan
S1 Manajemen. Mengapa saya memilih jurusan manajemen? Karena setelah
dipikir-pikir cita-cita dari dulu saya itu adalah wirausaha atau pengusaha. Melalui
masa Propperti Unikal 2018 membuat saya merasa bersyukur akan segala yang ada
sekarang. Saya bersyukur dapat melanjutkan studi di perguruan tinggi dengan
prodi yang saya minati. Saya percaya dengan semua kisah ini pasti ada masa
depan yang Tuhan sediakan terindah untuk saya. Amin. Begitulah mengenai saya.
Bicara tentang teknologi, di era
globalisasi saat ini teknologi sangat penting dan setiap manusia sepertinya tak
boleh ketinggalan mengenalnya. Dalam IT
hal yang saya minati yaitu dalam bidang desain grafisnya, namun bidang lainnya
juga sangat menarik dan membantu pekerjaan kita, terutama sebagai mahasiswa.
Sekian dari profil saya,
terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. Hope you enjoy readers!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar